Penulis:
Konradus Doni K., Engel Bertha Halena Gena, Paulus Ama Kamuri,
Yohanes Umbu Lede, Kanisius Kami, Kristoforus Dowa Bili,
Yuliana Sesi Bitu, Fany Ruth Dapawole, Asni Ladu Mbana,
Rahel Maga Haingu, Arianti Malo, Yunita Laka Marawali,
Flavianus Mario Malo

Diskripsi:
Bahasa sebagai sistem tanda, praktik
sosial, dan cermin identitas tidak pernah berdiri sendiri. Ia tumbuh bersama
manusia, tertanam dalam ritus, simbol, serta relasi sosial yang membentuk
suatu komunitas. Atas dasar pemahaman tersebut, buku ini disusun
dengan tujuan menghadirkan bacaan linguistik yang lebih peka terhadap
konteks kultural masyarakat Sumba, sekaligus menunjukkan bagaimana
bahasa bekerja dalam membentuk dan mempertahankan nilai-nilai sosial
yang menghidupi masyarakatnya.
Kehadiran berbagai tulisan dalam buku ini memperlihatkan
keragaman fenomena kebahasaan yang tidak hanya bersifat struktural,
tetapi juga simbolik dan pragmatis. Analisis semiotik tentang simbolsimbol pada rumah adat Kambera, misalnya, menegaskan bahwa
masyarakat Sumba Timur menata prinsip moral dan filsafat hidup
mereka melalui tatanan simbolik yang tersemat pada ornamen budaya.
Simbol-simbol tersebut bukan sekadar representasi artistik, melainkan
wadah pewarisan karakter kolektif yang bersifat imperatif dan antisipatif.
Analisisnya memperlihatkan betapa bahasa berperan sentral dalam
menjaga kontinuitas kearifan lokal.
Halaman : xii + 214 hlm
Ukuran : 15 x 21 cm
ISBN :
Harga :