
Penulis:
Konradus Doni K., Engel Bertha Halena Gena, Paulus Ama Kamuri,
Yohanes Umbu Lede, Kanisius Kami, Kristoforus Dowa Bili,
Yuliana Sesi Bitu, Fany Ruth Dapawole, Asni Ladu Mbana,
Rahel Maga Haingu, Arianti Malo, Yunita Laka Marawali,
Yuliana Sesi Bitu, Flavianus Mario Malo
Deskripsi
Penerbitan buku ini menjadi langkah strategis untuk
memperluas cakrawala penelitian interdisipliner, khususnya dalam
bidang antropolinguistik yang memadukan bahasa, budaya, dan
identitas masyarakat Sumba. Melalui pendekatan ini, mahasiswa, dosen,
dan peneliti diajak untuk memahami bahwa bahasa bukanlah sekadar
alat komunikasi, tetapi juga cerminan cara pandang, nilai, serta kearifan
lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kehadiran berbagai penelitian dalam buku ini memperlihatkan
keragaman fenomena kebahasaan yang tidak hanya bersifat struktural,
tetapi juga simbolik dan pragmatis. Kajian semiotik tentang simbolsimbol
pada rumah adat Kambera, misalnya, menegaskan bahwa
masyarakat Sumba Timur menata prinsip moral dan filsafat hidup
mereka melalui tatanan simbolik yang tersemat pada ornamen budaya.
Simbol-simbol tersebut bukan sekadar representasi artistik, melainkan
wadah pewarisan karakter kolektif yang bersifat imperatif dan antisipatif.
Kajiannya memperlihatkan betapa bahasa berperan sentral dalam
menjaga kontinuitas kearifan lokal.
Halaman : xii + 236 hlm,
Ukuran : 15 x 21 cm
ISBN :
Harga :